Soppeng, Kabarsamudra.com,- Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), Andi Muhammad Ikram, SH, menggelar kegiatan Reses dan Temu Konstituen Masa Persidangan II Tahun 2025/2026 di rumah kediaman Bapak Yakup Genda Jalan Neneurang, Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Jumat (20/02/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri ratusan masyarakat dari berbagai wilayah di Kecamatan Lalabata. Kehadiran warga menunjukkan antusiasme tinggi untuk bertemu langsung dan menyampaikan aspirasi kepada wakil rakyat di tingkat provinsi.
Dalam sambutannya, Andi Muhammad Ikram yang juga merupakan Anggota Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan sejumlah program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya di bidang infrastruktur. Ia menjelaskan berbagai pembangunan yang telah dan sementara dilaksanakan, seperti peningkatan kualitas jalan provinsi, pembangunan sarana pendidikan, serta dukungan terhadap fasilitas pelayanan kesehatan.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama pemerintah provinsi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk di Kabupaten Soppeng.
“Melalui reses ini, kami ingin memastikan bahwa program-program pemerintah provinsi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami juga siap mengawal berbagai usulan yang menjadi kebutuhan prioritas warga,” ujar Andi Muhammad Ikram di hadapan para konstituen.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog dan tanya jawab. Sejumlah warga menyampaikan aspirasi terkait perbaikan infrastruktur jalan, bantuan pertanian, peningkatan fasilitas pendidikan, serta kebutuhan sarana dan prasarana umum lainnya.
Aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan masukan dan pokok pikiran DPRD untuk diperjuangkan dalam pembahasan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada masa sidang berikutnya.
Melalui kegiatan reses ini, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih intens antara wakil rakyat dan masyarakat, sehingga setiap kebijakan yang diambil dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.
(Red)


Komentar0