Soppeng, Kabarsamudra.com,- Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) Klasis Parepare sukses melaksanakan Latihan Kepemimpinan Pemuda Lanjutan (LKPL) III yang berlangsung pada 15–17 Mei 2026 di Gedung Gereja Toraja Jemaat Soppeng, Kabupaten Soppeng. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membentuk karakter dan kapasitas kepemimpinan pemuda gereja di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.
LKPL III diikuti oleh peserta dari 16 jemaat dalam lingkup pelayanan Klasis Parepare, yakni Jemaat Parepare, Jemaat Sion Parepare, Jemaat Elim Parepare, Jemaat Bukit Hermon Parepare, Jemaat Pinrang, Jemaat Imanuel Pinrang, Jemaat Pasang Lambe, Jemaat Benteng, Jemaat Barru, Jemaat Imanuel Enrekang, Jemaat Moria Redak, Jemaat Pniel Landokadawang, Jemaat Pangkajene, Jemaat Rappang, Jemaat Soppeng, serta Jemaat Polewali, Sulawesi Barat.
Peserta berasal dari berbagai daerah seperti Kota Parepare, Kabupaten Pinrang, Barru, Enrekang, Sidenreng Rappang (Sidrap), Soppeng, hingga Polewali Mandar. Kehadiran para pemuda dari berbagai jemaat ini mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen PPGT dalam membangun generasi muda gereja yang siap melayani serta menjadi berkat di tengah masyarakat.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta dibekali berbagai materi strategis dan kontekstual yang relevan dengan tantangan zaman. Materi yang disampaikan meliputi Gerakan Oikumene dan Pluralisme, Preventif Pergaulan Bebas dan Judi Online, Siaga Bencana (SIGAP) PPGT, Analisa Masalah dan Manajemen Konflik, Tata Gereja Toraja (TGT), hingga Psikologi Terapan dan Public Speaking.
Melalui materi-materi tersebut, peserta tidak hanya dipersiapkan menjadi pemimpin organisasi gerejawi, tetapi juga diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang memiliki kepedulian sosial, keterampilan komunikasi, serta kemampuan menyelesaikan persoalan secara bijaksana.
Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat, kebersamaan, dan antusiasme peserta. Selain sesi materi dan diskusi, LKPL III juga menjadi ruang mempererat relasi antarjemaat serta memperkuat solidaritas pemuda Gereja Toraja dalam lingkup Klasis Parepare.
Kegiatan resmi ditutup pada Minggu, 17 Mei 2026 yang dirangkaikan dengan ibadah hari Minggu. Ibadah penutupan dipimpin langsung oleh Ketua Badan Pekerja Klasis Parepare, Pdt. Sulastri Layak, M.Th. Dalam pesannya, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan seluruh pembelajaran yang diperoleh selama kegiatan dan menjadi pemimpin muda gereja yang takut akan Tuhan, berintegritas, serta responsif terhadap tantangan pelayanan masa kini.
Keberhasilan pelaksanaan LKPL III ini menjadi bukti komitmen PPGT Klasis Parepare dalam mempersiapkan kader-kader pemuda gereja yang berkualitas, tangguh, dan siap melayani gereja maupun masyarakat di era modern.
(Red)

Komentar0