Soppeng, Kabarsamudra.com,- Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital yang memengaruhi kehidupan anak-anak, Yayasan Pelayanan Reformed Indonesia (YPRI) bekerja sama dengan SDK Oikumene Soppeng menyelenggarakan Sekolah Injil Liburan (SIL) Tahun 2026 bertema “Anak Terang di Era Digital” yang berlandaskan Firman Tuhan dari Matius 5:16. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 23–24 Juni 2026, dan diikuti oleh siswa-siswi SDK Oikumene Soppeng serta anak-anak binaan YPRI dari Pacongkang dan Batu Pute Takalala, Selasa, ( 23/06/2026).
Kegiatan diawali dengan Ibadah Pembukaan yang dipimpin oleh Pdt. Ni Luh Suriani, M.Th. Dalam khotbahnya yang diambil dari Matius 5:16, beliau mengajak seluruh peserta untuk hidup sebagai terang Kristus di tengah kemajuan teknologi yang semakin pesat. Anak-anak didorong agar mampu memanfaatkan teknologi secara baik, benar, dan bertanggung jawab sehingga kehadiran mereka dapat menjadi berkat bagi sesama dan memuliakan nama Tuhan.
Suasana pembukaan semakin semarak dengan sambutan dari berbagai pihak. Mewakili SDK Oikumene Soppeng, Saenal Abidin, S.Pd.K. menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin bersama YPRI dalam mendukung pembinaan iman dan karakter anak-anak. Sementara itu, sambutan mewakili Direktur YPRI disampaikan oleh Louis Lahtang, S.Th., yang menekankan pentingnya membangun karakter dan spiritualitas generasi muda sejak dini agar mampu menghadapi berbagai tantangan era digital dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Kristiani.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, peserta mendapatkan materi pembinaan yang dibawakan oleh Pdt. Asni, S.Th. Materi tersebut mengangkat pentingnya penggunaan media digital secara bijaksana, menjaga sikap dan perkataan di dunia maya, serta menjadi saksi Kristus melalui perilaku yang mencerminkan kasih, kebenaran, dan integritas dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak hanya menerima materi, para peserta juga diajak mengikuti berbagai games edukatif, aktivitas kreatif, dan diskusi kelompok yang dirancang secara interaktif. Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar bekerja sama, membangun komunikasi yang baik, serta memahami bagaimana menerapkan nilai-nilai Firman Tuhan dalam lingkungan keluarga, sekolah, dan ruang digital yang mereka hadapi setiap hari.
Ketua panitia berharap melalui Sekolah Injil Liburan ini, anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang penggunaan teknologi yang sehat, tetapi juga semakin mengenal Tuhan Yesus secara pribadi dan memiliki karakter yang kuat sebagai generasi yang berintegritas. Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi, mereka diharapkan mampu menjadi “anak-anak terang” yang memancarkan kasih Kristus melalui setiap tindakan dan perkataan.
Kegiatan SIL 2026 menjadi wujud nyata komitmen YPRI dan SDK Oikumene Soppeng dalam menghadirkan pembinaan iman yang relevan dengan tantangan zaman. Dengan pendekatan yang edukatif, kreatif, dan berpusat pada Firman Tuhan, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana pembentukan generasi muda yang mampu menggunakan teknologi secara positif, bertanggung jawab, dan bijaksana demi kemuliaan Tuhan serta kebaikan sesama.
Sebagaimana tema yang diangkat dalam kegiatan ini, Firman Tuhan dalam Matius 5:16 menjadi pengingat bagi setiap peserta: “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” Dengan semangat tersebut, anak-anak diajak untuk menjadi terang yang membawa dampak positif, baik di dunia nyata maupun di era digital yang terus berkembang.
(Red)




Komentar0