Soppeng, Kabarsamudra.com,- Satuan Reserse Narkoba Polres Soppeng terus menggencarkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda. Salah satunya melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) yang dilaksanakan di MAN 1 Soppeng, Jalan Kayangan, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Senin, 20 Juli 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Soppeng, AKP Heriyadi Nur, S.E., M.M., bersama personel Sat Resnarkoba.
Penyuluhan diikuti oleh para siswa dan guru dengan tujuan meningkatkan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan.
Dalam penyampaiannya, AKP Heriyadi menjelaskan bahwa narkoba tidak hanya dilarang oleh hukum, tetapi juga bertentangan dengan nilai-nilai agama karena dapat merusak kesehatan fisik, mental, dan perilaku seseorang hingga menimbulkan ketergantungan.
Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai dampak buruk narkoba terhadap kesehatan, seperti gangguan fungsi otak dan daya ingat, penyakit jantung, hingga gangguan pada lambung. Selain itu, dijelaskan pula dampak sosial yang ditimbulkan, seperti putus sekolah, hilangnya rasa tanggung jawab, rusaknya masa depan, serta lunturnya kepedulian terhadap norma-norma yang berlaku di masyarakat.
Dalam penyuluhan tersebut, Sat Resnarkoba Polres Soppeng mengingatkan bahwa usia remaja merupakan kelompok yang paling rentan terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, umumnya akibat pengaruh pergaulan atau ajakan teman sebaya. Karena itu, para pelajar diajak untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba dan memilih lingkungan pergaulan yang positif.
Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana,S.I.K.,M.I.K. menegaskan bahwa penyelamatan generasi muda dari ancaman narkoba merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara kepolisian, sekolah, keluarga, dan masyarakat.
"Pencegahan harus dimulai sejak dini melalui edukasi yang berkesinambungan. Kami ingin membangun kesadaran para pelajar agar memahami bahwa narkoba bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga menghancurkan cita-cita, masa depan, dan kesehatan. Polres Soppeng akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pembinaan sebagai langkah nyata menciptakan generasi yang sehat, berkarakter, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba," ujar AKBP Aditya.
Kegiatan pembinaan dan penyuluhan berlangsung dengan lancar, tertib, serta mendapat sambutan positif dari pihak sekolah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar semakin memahami bahaya narkoba dan menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.



Komentar0