TfAoTpAlTfAiTUC9BUClBSYpTY==

Suwardi Haseng Pimpin HKTI Soppeng, Dilantik Bersama Pengurus 24 DPC se-Sulsel

MAKASSAR, Kabarsamudra.com, —          Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E. kini memimpin Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Soppeng. Ia dilantik sebagai Ketua DPC HKTI Soppeng periode 2026–2031 bersama jajaran pengurus lainnya di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Ahad (4/10/2026).

Suwardi didampingi Musdar Asman, S.Pd., M.Si. sebagai sekretaris dan Andi Wahyu Gunawan, S.Sos., M.Si. sebagai bendahara. Dua posisi wakil ketua ditempati H. Asis Dahlan dan HAM Zulkarnain.

Pelantikan dilakukan Sekretaris Jenderal DPN HKTI Abdul Kadir Karding dalam rangkaian pelantikan pengurus DPC HKTI dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari Musyawarah Daerah (Musda) DPD HKTI Sulsel. Dalam forum itu, Irjen Pol. (Purn.) Dr. H. Burhanuddin Andi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD HKTI Sulsel.

Burhanuddin menjadi calon tunggal setelah dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan pencalonan. Sebelumnya, panitia Musda telah membuka pendaftaran calon Ketua DPD HKTI Sulsel.

Dengan terbentuknya kepengurusan provinsi dan 24 DPC, struktur HKTI Sulsel kini memiliki kepemimpinan di seluruh kabupaten/kota. Komposisinya menarik perhatian karena sebagian besar posisi ketua DPC diisi kepala daerah.

Dari 24 ketua DPC tersebut, terdapat 19 bupati, satu wakil bupati, dua wakil wali kota dan dua anggota DPRD. Struktur itu antara lain menempatkan Darmawangsyah Muin sebagai Ketua DPC Gowa, Paris Yasir di Jeneponto, Andi Muchtar Ali Yusuf di Bulukumba, Andi Asman Sulaiman di Bone, Suwardi Haseng di Soppeng, Andi Rosman di Wajo, Chaidir Syam di Maros, Sofyan Syam di Pangkep, Andi Ina Kartika Sari di Barru, Azizah Irma Wahyudianti Irwan di Pinrang, serta Syaharuddin Alrif di Sidrap.

Sementara ketua DPC lainnya masing-masing adalah Andi Suharmika Hasir di Makassar, Mohammad Firdaus Dg Manye di Takalar, Muhammad Fathul Fauzy Nurdin di Bantaeng, Muhammad Natsir Ali di Kepulauan Selayar, Achmad Fauzan Guntur di Sinjai, Hermanto Pasennangi di Parepare, Muh. Yusuf R di Enrekang, dr. Zadrak Tombeg di Tana Toraja, Frederik Victor Palimbong di Toraja Utara, Patahudding di Luwu, Ahmad Syarifuddin di Palopo, Andi Abdullah Rahim di Luwu Utara, dan Irwan Bachri Syam di Luwu Timur.

Konsolidasi di Sulsel berlangsung dalam struktur DPN HKTI yang juga diisi sejumlah tokoh nasional.

Presiden Prabowo Subianto Djojohadikusumo tercatat sebagai Ketua Dewan Pembina DPN HKTI. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjabat Ketua Dewan Penasihat.

Sementara Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko menempati posisi Ketua Dewan Kehormatan. Andi Iwan Darmawan Aras menjadi Wakil Ketua Dewan Kehormatan.

Di tingkat eksekutif, Sudaryono Ketua Badan Gizi Nasional, dipercaya sebagai Ketua Umum DPN HKTI, sedangkan Abdul Kadir Karding menjabat Sekretaris Jenderal.

Kehadiran jajaran pengurus pusat dalam Musda Sulsel memperlihatkan perhatian organisasi terhadap konsolidasi di daerah. Sudaryono sendiri berada di Makassar menjelang Musda dan sempat bertemu Burhanuddin Andi serta Andi Iwan Aras sebelum agenda organisasi tersebut berlangsung.

Selain jajaran HKTI, kegiatan di Four Points juga dihadiri sejumlah pejabat Sulsel. Di antaranya Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Sulsel A. Rachmatika Dewi, serta jajaran pemerintah daerah dan unsur Forkopimda. Hadir pula Ketua DPN Pengusaha Tani, Yasir Machmud. 

Pelantikan tersebut menempatkan Suwardi Haseng bersama kepala daerah dan sejumlah tokoh daerah lainnya dalam struktur HKTI Sulsel. Di tingkat kabupaten, kepengurusan ini selanjutnya menjadi struktur organisasi yang bersentuhan langsung dengan petani dan sektor pertanian di masing-masing daerah.

Bagi Soppeng, posisi Suwardi di HKTI berjalan beriringan dengan perannya sebagai kepala daerah. Kepengurusan baru itu akan menjadi bagian dari struktur HKTI Sulsel di bawah kepemimpinan Burhanuddin Andi untuk periode kepengurusan yang baru.

Komentar0

Type above and press Enter to search.